Make your own free website on Tripod.com

df.jpg

My Resume
Utama | BejanaPembasuhan | MezbahKorban Bakaran | PetiPerjanjian | MejaRotiSajian | Mezbah Dupa | Pelita Emas | Seminar | Favorite Links | Email | Fhoto | syalom | Kesaksian | Firman Tuhan | Kotbah

Pembi :Pdt Soejadmono

My Address

My E-Mail Address

Objective:

To find a fulfilling career that makes the best use of my skills.

Experience

Salam sejahtera dan selamat berbahagia dalam mendengarkan firman Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus Kristus.

 

Kita harus mempraktekkan firman di dalam kehidupan sehari-hari yang sekarang ini sedang dilanda oleh kuasa setan untuk menghanyutkan, tidak hanya keinginan jasmani, tetapi juga kehidupan rohani kita. Tuhan mengatakan :”perhatikan cara kamu mendengarkan firman” juga rasul Paulus mengulangi perkataan itu, agar setelah  mendengarkan firman kita meneliti firman agar kita tidak dihanyutkan oleh dunia yang dikuasai oleh manusia fasik, manusia berdosa, orang-orang kafir yang tidak mengenal Tuhan yang tidak memperhatikan perkembangan rohani (Wahyu 11 : 2).

Jadi “mendengar” firman adalah bagian  dari “perkembangan” firman, kalau cara kita “mendengarkan salah” maka perkembangannya juga tidak benar, dan sebaliknya kalau cara “mendengarkan benar”, maka perkembangannya kita dapat mengerti firman.

“Mengerti firman” bukan hanya “mengetahui”, banyak orang-orang Kristen yang mengetahui firman tetapi tidak mengerti firman.  Kita harus sampai pada  “mengerti firman” agar dapat mengarah pada perkembangan selanjutnya, yaitu kita dapat “mengingat firman. Jadi dari mendengarkan firman, kita dapat mengerti firman dan mengingat firman, kalau dalam percobaan kita dapat “mengingat firman yang menjadi suatu keyakinan/iman”, maka kekuatan akan timbul di dalam hati sebagai dasar kehidupan yang kuat, sehingga kita tidak hanyut dalam dunia ini. Sedangkan orang yang tidak ada perkembangannya akan hanyut. Jadi pengikutan kita kepada Tuhan harus sampai pada “perkembangan rohani”, yaitu iman yang tumbuh ke arah penyucian, dengan iman kita akan mengalami penyucian atas dosa-dosa, kita menyadarinya dan tidak akan mengulangi dosa itu.

Mungkin kita lemah dan jatuh di dalam dosa, tetapi “iman” membuat kita cepat mengaku, dan kitapun disucikan. Jikalau kesucian itu makin meningkat, maka kehidupan kita pasti berada di dalam tangan Tuhan. Jadi orang yang suci dipelihara oleh Tuhan, baik dalam kehidupan jasmani secara biasa, mungkin melalui saudara-saudara kita memberikan makanan, dan dengan cara yang luar biasa, seperti Elia yang dapat hidup dari alam semesta, dari makanan yang dibawa oleh burung-burung gagak, bukan dari manusia. Ini sangat luar biasa, nanti di padang belantara tidak ada makanan, tetapi tanpa makanpun kita tidak sakit, kita benar-benar dipelihara oleh Tuhan,  inilah orang orang  yang mengalami berkembang rohaninya. 

Coba saudara menelusuri perkembangan rohani anda sampai dimana ? apakah kita beribadah dengan sungguh-sungguh ? mungkin tanpa sadar kita sudah merugikan diri sendiri, sebab bila kita jatuh, tak ada kekuatan untuk bertahan

Jadilah orang kristen yang mempunyai “benih” firman, berkembang, dan bertumbuh sampai berbuah-buah.

Sedangkan orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat adalah orang-orang yang tidak berkembang dalam firman, Yesus sangat  mengecam dan mereka menerima perkataan “…..celaka !….. celaka! ”

 

Salam

Job Title and Company Name for Another Previous Job (1/1/98-1/1/99)
Here is a description of a previous job, including my job responsibilities, major projects I completed, and skills I made use of.

Kabar mempelai internsional